I Love Islam!

Islam is the most pure religion, the most peaceful faith, and the most true religion in this world. No one of religion can to be compared with Islam

Allahu Akbar!

Allahu Akbar...Allahu Akbar...Allahu Akbar...Allah is the only one real God. He is Esa, Wahid, Only One. Allahu Akbar

Ramadhan Month

LRamadhan is the most holy month of Islam. Because in Ramadhan, Allah spreads goodness everywhere and then bind the devil in hell

We're Proud To Be Moslem

Alhamdulillah, to be a moslem is infinite blessing that Allah given to us. And we are proud to be moslems.

Tampilkan postingan dengan label Tips dan Trik. Tampilkan semua postingan

Resensi Buku: Cara Cerdas Nabi Mengoreksi Kesalahan Orang Lain


Judul                            : Cara Cerdas Nabi Mengoreksi Kesalahan Orang Lain
Pengarang                   : Syekh Muhammad Saleh al-Munajjid
Penerjemah                : Ahmad Kundori
Penerbit                      : Zaman
Tahun terbit                : Cetakan I, 2010
Tempat terbit              : Jakarta
Jumlah halaman         : 223 halaman
            Nasihat dan teguran sangatlah penting di era globalisasi ini, dimana tingkat kriminalitas dan kemungkinan orang berbuat kesalahan dan memberikan dampak buruk terhadap orang lain semakin tinggi. Ketika kita melihat seseorang melakukan kesalahan, keburuka, atau mungkin kemungkaran, sudah semestinya kita menegur, menasihati, memperingatkan, dan menunjukkan jalan yang benar kepadanya. Namun, mengapa ketika kita menegur, menasihati, dan mencoba mengajak ke jalan yang benar malah terkena omelan, dijauhi, dan mungkin menerima cacian? Kita harus melihat lagi cara yang kita gunakan untuk menasihati, menegur, dan cara kita mengajaknya ke jalan yang benar.
            Maka dari itu, kita bisa meneladani sikap atau perilaku Rasulullah SAW dalam menasihati, menegur, dan mengajak umatnya ke jalan yang benar dalam kata lain, kita bisa meneladani bagaimana Rasulullah SAW mengendalikan masyarakat di sekitarnya. Ketika melihat sahabat melakukan kesalahan, Rasulullah SAW akan menyikapinya dengan lembut dan bijaksana.
            Dalam buku ini, akan dipaparkan bagaimana teknik atau metode Rasulullah SAW ketika meluruskan kekeliruan atau keburukan yang dilakukan seseorang.
            Metode-metode Rasulullah SAW  dalam buku ini didukung oleh adanya hadits-hadits sahih. Pembaca tak perlu takut bahwasannya di bohongi akan kesahihan atau kebenaran hadits-hadits tersebut, karena riwayat-riwayat hadits tersebut tercantum dalam catatan kaki yang terletak di bagian bawah halaman dalam buku ini.
            Bahasa yang disuguhkan penulis pun mudah dipahami oleh semua kalangan. Pembaca tidak akan menemukan hal-hal yang sulit dipahami dalam buku ini.
            Buku ini wajib dibaca oleh siapapun, mulai dari usia muda sampai tua, oleh semua jenjang, dan kelompok masyarakat. Namun, buku ini wajib dimiliki dan dibaca oleh para pendidik, sehingga para pendidik tersebut dapat  mengendalikan dan dipatuhi oleh anak-anak didiknya.
            Buku ini dapat membantu anda melakukan sesuatu yang sungguh sulit, seperti mendorong seseorang berubah menjadi yang lebih baik.



Pentingnya Teknologi Informasi Untuk Akuntansi

Seperti yang telah diketahui, perkembangan teknologi informasi sangat pesat sekarang ini dan semakin berkembang. Perkembangan ini pun telah mencapai berbagai bidang dan aspek kehidupan, salah satunya pada bidang akuntansi.

Teknologi informasi sangat dibutuhkan dalam akuntansi. Sudah dipastikan, penggunaan teknologi informasi akan mempermudah pekerjaan pada bidang akuntansi. Para akuntan tidak perlu lagi membuat garis yang begitu banyak untuk melakukan pembukuan. Dan juga hal itu akan memakan banyak waktu dan biaya tambahan, seperti membeli buku khusus untuk pembukuan, dan alat-alat lainnya.

Solusi untuk masalah di atas adalah dengan menggunakan teknologi informasi yang berkaitan dengan kegiatan akuntansi tersebut. Para akuntan dapat menggunakan perangkat lunak untuk pembukuan dan aktifitas akuntansi yang lainnya, seperti yang terkenal saat ini ada MYOB®, Quickbooks, SAP Accounting Software, dan Cashflow Simplebook. Berikut adalah penjelasan dari beberapa perangkat-perangkat lunak tersebut.
1.    MYOB®
Merupakan salah satu aplikasi pembukuan terintegrasi dengan jumlah pengguna terbanyak di dunia selain Quickbooks dan rangkaian produk dari Sage Group. Salah satu keunggulan dari MYOB adalah kemudahan pengoperasiannya dan menu yang intuitive, sehingga pengguna awam sekalipun dapat segera menguasai langkah pengoperasian dasar dengan sangat mudah dan cepat.
2.   Quickbooks
Quickbooks  adalah salah satu perangkat lunak akuntansi yang dapat dipakai untuk memudahkan bagian akuntansi melakukan pekerjaannya. Penggunaan quickbooks ini terbilang mudah. Bahkan kalau pun sulit, website quickbooks, yaitu quickbooks.intuit.com,  memberikan fasilitas Training and Learning. Sehingga pengguna dapat mempelajari bagaimana menggunakannya dengan baik dan mudah.
3.   SAP Accounting Software
SAP (Systems Applications and Products) accounting software adalah akuntansi keuangan dan sistem pelaporan yang membantu kegiatan pencatatan transaksi dan pelaporan data operasi pada akhir bulan dan akhir tahun. Perangkat lunak ini juga dapat membantu menganalisa keuangan.
4.  Cashflow Simplebook
Adalah perangkat lunak  pembukuan keuangan sederhana yang cocok digunakan untuk usaha kecil dan menegah. Mudah dalam penggunaan, hemat waktu dan tepat guna. Dapat digunakan untuk pembukuan usaha apapun. Dan perangkat lunak ini memberikan kemudahan untuk bagian akuntansi untuk melakukan pekerjaannya.

Perangkat-perangkat lunak diatas hanya merupakan sebagian dari perkembangan teknologi informasi yang telah ada. Dapat dipastikan perangkat-perangkat lunak diatas akan terus berkembang seiring perkembangan zaman. Perangkat-perangkat lunak tersebut sangat penting dikuasai apabila telah atau ingin menjadi seorang akuntan, agar kegiatan akuntansi dapat berjalan lancar dan efisien.




Mempercepat Shutdown pada Windows

biasanya, windows menyetel waktu menunggu untuk mematikan atau turn off windows lumayan lama. mungkin diantara para pembaca sudah mengetahui cara ini. bagi yang belum mengetahuinya, silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini.


  1. buka registry editor dengan cara klik ikon windows pada seven dan vista, atau di xp klik tombol start. atau bisa juga dengan menekan windows button + R di keyboadr, lalu ketikkan "regedit" (tanpa tanda petik (")) 
  2. kemudian klik HKEY_LOCAL_MACHINE >> SYSTEM >> CONTROL.
  3. lalu double klik pada WaitToKillServiceTimeout, dan ubah value datanya menjadi 2000.
  4. Restart komputer anda. rasakan perubahannya.
sekian tips dari saya. sangat mudah kan? tidak perlu software pihak ketiga untuk melakukannya. :)





Akibat Mal Praktek, Surat Pembaca Okezone

Jari Kelingking Tangan Bayi Saya Putus

Nama saya Linda Kurniawati, seorang ibu rumah tangga biasa dan suami saya karyawan swasta biasa, kami berdomisili di Tangerang. Setelah menikah hampir 6 tahun, akhirnya kami dikaruniai seorang putri pada tanggal 5 Juli 2010 yang kami beri nama Maureen Angela Gouw.

Pada tanggal 15 Nopember 2010, putri kami panas dan muntah-muntah sehingga saya membawanya berobat ke Rumah Sakit Global Medika Tangerang – Awal Bros Group Hospitals. Putri saya diperiksa oleh dokter spesialis anak yang bernama dr. Robert Soetandio, dan diberikan obat anti muntah, obat penurun panas dan batuk pilek.

Tetapi setelah meminum obat yang diberikan oleh dr. Robert Soetandio, ternyata panas tubuh putri saya semakin tinggi dan kejang-kejang. Sehingga keesokan harinya pada tanggal 16 Nopember 2010, saya kembali membawa putri saya ke RS Global Medika. Oleh dr. Robert Soetandio, anak saya dibawa ke Ruang UGD dan dilakukan tindakan. Setelah selesai dari UGD, kemudian putri saya dipindahkan ke Ruang ICU.

Di Ruang ICU saya melihat tangan kanan putri saya dibalut perban sampai sebatas pergelangan tangan. Pada dokter jaga saat itu yang bernama dr. Ida, saya menyakan kenapa tangan anak saya diperban dan saya meminta agar perban dibuka. Ternyata setelah perban dibuka, saya melihat tangan putri saya bengkak berwarna merah keungu-unguan. Dr. Ida menjelaskan kalau tangan anak saya akan kembali normal dalam waktu 7 hari ke depan. Dan juga dijelaskan oleh dr. Ida, kalau kondisi tangan anak saya akibat infus cairan bicnat yang dilakukan di Ruang UGD.

Saya sangat kaget, karena saya tidak pernah diberitahu sebelumnya kalau anak saya akan disuntik infus. Yang lebih membuat saya kaget dari penjelasan dr. Ida, ternyata cairan infus bicnat sebelumnya belum pernah mereka lakukan terhadap bayi. Dan dokter spesialis bedah di Rumah Sakit Global Medika yang bernama dr. Gwendi Aniko, Sp.Bp, juga memberitahu saya kalau tangan anak saya hancur karena infus cairan kimia yang sangat keras. Ya Tuhan, kenapa dokter sangat tega menjadikan anak saya satu-satunya yang baru berumur 4 bulan dijadikan kelinci percobaan?

Selama 7 hari di Ruang ICU, ternyata tangan anak saya tidak juga membaik malah semakin parah. Seluruh tangan kanan melepuh, bernanah dan bengkak sekali, mulai dari ujung jari sampai pergelangan tangan. Setelah saya perhatikan lagi, ujung jari telunjuk menghitam dan jari kelingking semakin mengecil dan menghitam.

Saya dan suami saya sangat bingung dan panik melihat keadaan putri kami, bagaimana dengan biaya pengobatan tangan, belum lagi biaya yang sangat besar selama berada di rumah sakit?

Saya dan suami berkali-kali mencoba menemui majemen rumah sakit untuk meminta penjelasan dan pertanggung jawaban, tetapi sangat sulit dan hanya ditemui oleh dokter-dokter yang merupakan karyawan di Rumah Sakit Global Medika. Setelah berulang-ulang kali meminta untuk bertemu, akhirnya sekitar tanggal 3 Desember 2010 saya dapat bertemu. Dan hasilnya ternyata sangat mengecewakan, karena manajemen hanya memberitahu kalau tindakan mereka telah benar sesuai SOP dan hanya memberi penjelasan dengan alasan-alasan yang menggunakan istilah kedokteran yang sangat-sangat saya tidak mengerti sama sekali.

Selama berminggu-minggu anak saya menderita karena tangannya masih melepuh, bernanah dan rusak, akhirnya pada tanggal 20 Desember 2010 kuku jari telunjuk putri saya lepas dan tanggal 27 Desember 2010 jari kelingkingnya putus dengan sendirinya sebanyak dua ruas dengan menyisakan tulang yang masih menonjol di bekas putusan jarinya. Belum lagi telapak tangan dan punggung tangan yang masih luka dan keempat jarinya yang ternyata tidak dapat berfungsi normal.

Pada tanggal 13 Januari 2011, Rumah Sakit Global Medika mengirim surat yang ditanda tangani oleh Direktur RS Awal Bros Tangerang, Drg. Kuntari Retno, MARS. Di dalam surat itu mereka mengatakan kalau permasalahan jari anak saya adalah dampak dan resiko yang dapat timbul dalam suatu proses tindakan pertolongan pemulihan terhadap sakitnya pasien.

Saya tidak mengerti, apakah memang SOP di Rumah Sakit Global Medika benar atau atau tidak? Yang saya tau adalah awalnya putri saya hanya demam dan muntah-muntah tetapi kenapa setelah ditangani oleh dokter di Rumah Sakit Global Medika Tangerang, malah tangannya yang rusak dan jari kelingkingnya juga putus? Bagaimana masa depan anak saya dengan tangan kanannya yang tidak lagi dapat berfungsi normal atau bahkan mungkin dapat disebut cacat seumur hidup? Berlebihankah jika saya mengharapkan keadilan untuk putri semata wayang saya?

info kontak Ibu linda :

Linda Kurniawati

Jl Besi Raya RT 05/14, Perumnas II, Cibodas, Tangerang +6215910239, lindakurniawati77@yahoo.co.id

source : myzone.okezone.com

CEO Sarjana Bukan Jaminan

TIDAK selamanya CEO yang menyandang gelar sarjana akan mampu meningkatkan kinerja perusahaan dalam jangka panjang. Hanya sedikit ditemukan bukti bahwa pendidikan CEO terkait dengan kinerja perusahaan.


Seorang CEO yang menyandang gelar sarjana dengan level pendidikan lebih tinggi, ternyata tidak menjamin akan mampu meningkatkan kinerja perusahaan menjadi lebih baik. Sebuah penelitian mengungkapkan fakta, meski para CEO bergelar sarjana, tetapi kinerja mereka tidak lebih baik dibanding mereka yang tidak menyandang gelar sarjana, bahkan mereka yang putus sekolah sekalipun. Setidaknya, itulah hasil penelitian terbaru yang dilakukan Universitas New Hampshire, Amerika Serikat (AS). Pada hasil studi “CEO Education, CEO Turnover, and Firm Performance” yang dipublikasi September 2010 ini, terungkap fakta bahwa CEO yang memiliki gelar sarjana tidak selamanya berpengaruh pada kinerja perusahaan secara jangka panjang.



Fakta ini terungkap ketika kinerja perusahaan sedang menurun, seorang CEO––mereka yang lulusan perguruan tinggi prestisius sekalipun–– yang dituntut harus mampu memperbaiki kinerja perusahaan, ternyata tidak bisa melakukan yang lebih baik dibanding karyawan lain. “Temuan kami mengungkapkan bahwa jajaran direksi maupun para peneliti harus berhati-hati dalam menentukan kualifikasi yang berlebihan terkait pendidikan untuk menilai kemampuan mereka dalam memimpin perusahaan dan mengoptimalkan kinerja saham,” ujar Brian Bolton, pemimpin peneliti dan asisten profesor bidang keuangan pada Whittemore School of Business and Economics Universitas New Hampshire.



Analisis penelitian yang dilakukan didasarkan pada hubungan antara pendidikan CEO, pergantian CEO, dan kinerja perusahaan. Para peneliti menggunakan beberapa ukuran untuk menilai pendidikan CEO, diantaranya apakah sang CEO merupakan lulusan dari 20 perguruan tinggi (PT) ternama atau tidak? Apakah CEO memiliki gelar MBA, Hukum atau gelas master lain dari 20 perguruan tinggi ternama? Penelitian ini menganalisa data hampir 1.500 perusahaan pengalaman dan 2.600 kasus pergantian CEO dari tahun 1992 hingga 2007.



Dari penelitian ini memang ditemukan fakta bawa perusahaan yang merekrut seorang CEO dengan gelar MBA, dia mampu memperbaiki operasi kinerja perusahaan secara jangka pendek. Tetapi, para peneliti tidak menemukan korelasi sistematis yang signifikan antara level pendidikan para pemangku jabatan top manajemen dengan kinerja perusahaan jangka panjang. “Hasil penelitian kami menunjukkan, pendidikan CEO tidak banyak berperan dalam keputusan perusahaan untuk menggantikan kinerja CEO sebelumnya. CEO dengan kinerja kurang menggembirakan diganti bukan karena level pendidikan mereka,” tambahnya.



Ternyata, pendidikan CEO sangat berperan dalam proses pergantian CEO. Ada korelasi yang sangat signifikan antara pendidikan CEO baru yang terpilih dengan CEO lama yang digantikannya. Kenyataannya, pendidikan CEO tidak tampak sebagai representasi yang layak untuk mengukur kemampuan CEO. Dari hasil analisa data yang ada, tercatat 25 persem CEO memiliki pendidikan strata satu dari PT ternama di jajaran 20 teratas, sementara 85 persen lainnya merupakan alumni dari PT di luar negeri yang tidak masuk 20 jajaran teratas. Kemudian 15 persen diantaranya yang memiliki gelar MBA yang merupakan lulusan S1 dari 20 PT ternama. Dari para CEO yang memiliki gelas MBA, 63 persen diantaranya merupakan lulusan dari program MBA di 20 PT ternama.



Sekira 15 persen CEO yang menjadi sampel memiliki gelar S1 di bidang hukum, 44 persen diantaranya merupakan lulusan dari 20 PT ternama. Kurang dari 1 persen CEO yang memiliki dua gelar yakni MBA dan hukum. Sekira 14 persen CEO memiliki gelar master non MBA dan hukum. Dengan melihat karakteristik perusahaan dan CEO lintas sampel, hampir tidak ada perbedaan substansial. Rata-rata CEO berusia 56 tahun ke bawah bergelar MBA. Sementara CEO berusia di atas 56 tahun rata-rata bergelar master hukum. Masa kerja CEO yang bergelar MBA rata-rata 8,4 tahun. Sedangkan mereka yang bergelar master hukum rata-rata lebih lama. Nah, tingkat kinerja saham hampir serupa di seluruh sampel. Menurut Bolton, tidak satupun ukuran pendidikan CEO yang secara sistematis terkait dengan kinerja bagus perusahaan.



Justru hanya sedikit ditemukan bukti pendidikan CEO terkait dengan kinerja perusahaan. Sementara perusahaan mungkin akan menikmati perbaikan kinerja jangka pendek dengan merekrut CEO bergelar MBA, atau sebaliknya perusahaan mungkin akan mengalami penurunan jangka pendek setelah merekrut CEO dengan gelar master non MBA. Namun keterkaitan ini tidak bisa digeneralisasi kepada semua perusahaan atau kepada semua level pendidikan CEO. Bagaimanapun juga, jajaran komisaris perusahaan mencoba memberikan persyaratan tertentu bagi pendidikan CEO guna mendapatkan eksekutif potensial. Temuan studi ini mengungkapkan fakta, ketika pendidikan memainkan peranan penting dalam proses perekrutan CEO, hal itu tidak akan berdampak pada kinerja perusahaan secara jangka panjang.



“Pendidikan memang tidak banyak berpengaruh pada kinerja perusahaan. Lantas mengapa para komisaris perusahaan demikian mempertimbangkannya dalam proses evaluasi?” ujar Bolton. Menurut Bolton, mungkin hal itu disebabkan karena ketika merekrut CEO, perusahaan memiliki sedikit identifikasi dan kriteria ukuran yang digunakan. Tentu saja, karena ini terkait dengan siapa yang bakal menakhodai perusahaan. Karena itu proses perekrutan pun mempertimbangkan beragam syarat yang cukup ketat, terutama dalam hal kemampuan manajerial. Kemampuan interpersonal, kepemimpinan dan visi strategis adalah beberapa syarat mutlak yang harus dimiliki CEO. Tetapi, untuk yang satu ini cukup sulit untuk mendapatkan ukurannya. Jajaran komisaris perusahaan akhirnya melakukan penilaian pada pengalaman kerja, rekam jejak (track record), dan pendidikan seorang CEO.



Kendati begitu, Bolton memberikan catatan pada studi ini. Pertama, penelitian ini hanya mempertimbangkan pendidikan CEO. Tidak mempertimbangkan keseluruhan tim manajemen, termasuk manager dan jajaran direksi lain. Adalah sangat mungkin bahwa sebuah perusahaan dengan tim manajemen yang memiliki kualitas pendidikan yang tinggi akan mampu memiliki kinerja lebih baik dibanding yang tidak. Kedua, penelitian ini tidak membedakan antara jenis gelar sarjana baik untuk S1 atau S2.

Source : OkeZone.com





Fadhilah (Keutamaan) Shalat Berjama'ah

Aku shalat berjamaah dengan teman-temanku.

Qobats bin Assyam Allaith r.a. meriwayatkan bahwa dia mendengar Rasululloh Saw. bersabda : Sholatnya 2 orang secara berjamaah lebih disukai Alloh Swt. daripada sholat 4 orang secara sendiri-sendiri. Sholatnya 4 orang secara berjamaah lebih disukai oleh Alloh Swt. daripada sholatnya delapan orang secara sendiri-sendiri. Sholatnya 8 orang secara berjamaah lebih disukai oleh Alloh Swt. daripada sholatnya 100 orang secara sendiri-sendiri.
Dalam hadits lain dikatakan jamaah yang lebih besar lebih disukai Alloh Swt. daripada jamaah yang kecil.  Sebagian orang berpendapat bahwa tidak ada salahnya sholat berjamaah di rumah atau di tempat kerjanya (kantor, toko, dsb.). Ini adalah pendapat yang keliru. Pertama, mereka tidak dapat memperoleh KEUNTUNGANsholat berjamaah di masjid, kedua mereka kehilangan keberkahan karena tidak bergabung dalam jamaah yang besar, karena semakin besar/banyak orang yang berjamaah Alloh semakin memberikan keberkahan dalam jamaah yang besar tersebut.

Kalau tujuan kita sholat untuk mencapai keridoan Alloh Swt. Mengapa kita tidak melakukan amalan (sholat) yang lebih diridoi Alloh Swt. yaitu dengan sholat berjamaah. 
Banyak kerugian yang kita derita dengan sholat sendiri/tidak berjamaah.Belum tentu bacaan sholat kita, terutama bacaan Al Fatihah, benar atau sempurna, belum tentu khusyu, dan lain-lain. Dengan sholat berjamaah segala kekurangan-kekurangan kita dalam syarat dan rukun sholat ada kemaafan dari Alloh Swt.

Shalat berjamaah di masjid buat seorang laki-laki lebih utama dari pada shalat berjamaah di rumahnya. Sesuai dengan hadits Rasulullah SAW berikut ini:
عَنْ عَبْدِ الله بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُما أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلّى الله عَلَيْهِ وَسَلّم قال, "صَلاةُ الْجَمَاعَةِ أَفْضَلُ مِنْ صَلاةِ الْفَذِّ بِسَبْعٍ وعِشرينَ دَرَجَةً" مُتّفَقٌ عَلَيْهِ.
Dari Abdullah bin Umar ra. bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Shalat berjamaah lebih utama dari shalat sendirian dengan 27 derajat." (HR Muttafaq 'alaihi)
وَلَهُمَا عَنْ أَبِي هُرَيْرةَ رَضيَ اللَّهُ عَنهُ "بِخَمْسٍ وَعشْرين جُزْءًا وَكَذَا لِلْبُخَاريِّ عَنْ أَبي سَعِيدٍ رَضيَ اللَّهُ عَنْهُ وَقَالَ, "دَرَجَةً."
Dan riwayat kedua namun lewat jalur Abi Hurairah ra. disebutkan, "dengan 25 bagian." Dan dari riwayat Abi Said menurut Bukhari dengan lafadz; "derajat." Beberapa ulama menafsirkan hadits Rasulullah SAW tentang fadhilah shalat berjamaah lebih utama 27 derajat dari shalat sendirian atau 25 bagian, dengan memberikan beberapa ketentuan, yaitu shalat berjamaah itu dilakukan di masjid di awal waktu.
Di antara rahasia fadhilah shalat berjamaah di masjid itu adalah:
  1. Sebelum berjalan ke masjid, ketika seseorang berwudhu' di rumahnya, bukan berwudhu' di masjid, dia telah mendapatkan pahala atas wudhu'nya.
  2. Ketika dia memakai pakaian dan wewangian dengan niat karena akan masuk masjid, maka dia akan mendapat pahala tersendiri. Karena Allah SWT telah memerintahkan agar seseorang berhias setiap masuk masjid.
  3. Ketika seseorang berjalan ke masjid dengan melangkahkan kaki, maka tiap langkah kakinya itu mendapatkan kebaikan tersendiri yang mendatangkan pahala.
  4. Ketika masuk masjid, seseorang akan mendapat pahala bila membaca doa masuk masjid.
  5. Masih ketika masuk masjid, dia juga akan mendapatkan pahala ketika melangkah dengan kaki kanannya.
  6. Begitu masuk masjid, seseorang akan mendapat kesempatan mendapatkan pahala dari shalat tahiyatul masjid.
  7. Kemudian ketika seseorang duduk di masjid sambil menunggu datangnya waktu shalat, dia sudah terbilang melakukan i'tikaf bila dia meniatkannya. Menurut mazhab As-syafi'iyah, i'tikaf bisa dilakukan asalkan dengan niat dan berdiam di masjid, meski hanya sesaat saja.
  8. Begitu adzan berkumandang, dia juga akan mendapatkan kesempatan mendapatkan pahala tersendiri dengan mendengarkan adzan dan menjawabnya. Apalagi bila dia sendiri yang melakukan adzan.
  9. Setelah mendengar adzan, dia akan mendapatkan kesempatan mendapatkan kebaikan lagi ketika membaca doa setelah adzan.
  10. Selesai doa adzan, dia akan mendapatkan lagi kesempatan mendapatpahala dengan shalat sunnah qabliyah.
  11. Setelah iqamat didengungkan, lalu imam mengatur barisan, dia akan mendapatkan pahala lagi bila ikut memperhatikan imam dan mengatur barisannya agar lurus dan rapat.
  12. Pada saat shalat jamaah dilaksanakan, dia akan mengikuti semua gerakan imam dengan baik. Kalau imam berdiri, maka dia berdiri, kalau imam rukuk, maka dia rukuk, kalau imam sujud maka dia ikut sujud. Semua tindakannya mengikuti imam itusudah mendatangkan pahala tersendiri.
  13. Ketika imam sampai pada bacaan "waladhdhaallin", maka dia menjawab, "amiin." Jawaban itu mendatangkan pahala tersendiri.
  14. Dia juga akan mendapatkan pahala tersendiri ketika mengucapkan salam ke kanan dan ke kiri, dibandingkan saat shalat sendirian di rumah, atau berjamaah di rumah. Karena salam itu doa untuk orang yang di kanan dan kirinya. Dan karena di masjid jumlah jamaahnya lebih banyak, maka doa yang akan diterimanya jauh lebih banyak.
  15. Selesai shalat wajib, dia akan mendapatkan pahala lagi bila membaca beberapa lafadz dzikir atau doa.
  16. Kemudian kesempatan berikutnya lagi adalah ketika dia melakukan shalat sunnah ba'diyah shalat.
  17. Di dalam masjid, dia tentu akan bertemu dengan banyak jamaah shalat lainnya. Ketika bertemu dan memberi salam, dia akan mendapatkan pahala tersendiri.
  18. Sambil memberi salam, apabila dia juga berjabat tangan, maka dia pun akan mendapatkan pahala tersendiri.
  19. Senyumnya kepada sesama saudaranya adalah sedekah. Dan ini akan menambahlagi kesempatannya untuk mendapatkan pahala.
  20. Ketika hendak berpisah dengan sesama jamaah di masjid, maka dia akan mendapat pahala bila mengucapkan salam atau membalas salam.
  21. Dia juga akan mendapatkan pahala bila diikuti dengan berjabat tangan ketika akan berpisah dengan sesama muslim.
  22. Ketika pulang dari masjid, dia membaca doa keluar masjid. Hal itu menambah lagi pahalanya.
  23. Di masjid terbuka kesempatan untuk berinfaq, maka bila dia memanfaatkan kesempatan itu, dia akan mendapatkan pahala tersendiri dari berinfaq.
  24. Di dalam masjid seringkali digelar khutbah atau majelis ilmu (kultum). Bila dia mendengarkan nasehat dan penyampaian ilmu dengan niat menjalankan perintah Allah SWT dan karena menuntut ilmu itu wajib hukumnya, maka dia akan mendapatkan kebaikan tersendiri.
  25. Ketika keluar, dia melangkah dengan kaki kirinya. Satu lagi tambahan pahala akan didapatnya.
  26. Ketika pulang, dia mengambil jalan lain yang tidak sama dengan jalan yang dilewati saat pergi ke masjid. Ini adalah sunnah Rasulullah SAW yang tentu mendatangkan pahala tersendiri.
  27. Setiap langkah kaki saat pulang dari masjid, maka dia akan mendapatkan pahala lain tersendiri.
Butir-buitr kesempatan memetik pahala di atas dari berbagai dalil yang berserak-serak, kemudian dikumpulkan. Tentu saja jumlahnya tidak hanya 27 bagian saja, pasti akan ada lebih banyak lagi.Namun uraian di atas hanya sekedar memberikancontoh salah satu versi ijtihad pada ulama ketika menguraikan rahasia mengapa shalat berjamaah di masjid lebih utama dari shalat yang lainnya.
Tentu saja tidak semua orang yang shalat di masjid berjamaah akan mendapatkan semua kesempatan itu. Sebab tidak semuanya melakukan hal-hal di atas. Tapi intinya kami ingin memberikan pemaparan bahwa di balik keutaman shalat berjamaah di masjid itu, memang ada alasan-alasan logis yang bisa ditarik sebagai landasan. Paling tidak, hal-hal di atas akan memberikan alasan mengapa shalat berjamaah di masjid lebih utama untuk dikerjakan. Wallahu a'lam bishshawab


Pendapat Toko-tokoh Non Muslim terhadap Al-Qur'an dan Kitab Bibel

1. Dr. Mr. D. N. Mulder dalam bukunya "Pembimbing ke dalam Perjanjian Lama", tahun 1963, pagina 12 dan 13, berkata sebagai berikut: "Buku ini dikarang pada waktu-waktu tertentu, dan pengarang-pengarangnya memang manusia juga, yang terpengaruh oleh keadaan waktunya dan oleh suasana di sekitarnya dan oleh pembawaan pengarang itu sendiri. Naskah-naskah asli dari Kitab Suci itu sudah tidak ada Iagi. Yang ada pada kita hanya turunan atau salinan. Dan salinan itu bukannya salinan langsung dari naskah asli, melainkan dari salinan dan seterusnya. Sering di dalam menyalin Kitab Suci itu terseliplah salah salin."

2. Drs. M. E. Duyverman dalam bukunya "Pembimbing ke dalam Perjanjian Baru", tahun 1966, pagina 24 dan 25, berkata sebagai berikut: "Ada kalanya penyalin tersentuh pada kesalahan dalam naskah asli yang dipergunakannya, lalu kesalahan itu diperbaikinya, padahal perbaikan itu sering mengakibatkan perbedaan yang lebih besar dengan yang sungguh asli. Dan kira-kira pada abad keempat, di Antiochia diadakan penyelidikan dan penyesuaian salinan-salinan; agaknya terdorong oleh perbedaan yang sudah terlalu besar diantara salinan-salinan yang dipergunakan dengan resmi dalam Gereja."

3. Dr. B. J. Boland dalam bukunya "Het Johannes Evangelie", p. 9, berkata sebagai berikut: "Zijn ons de waarheden van het Evangelie van Jesus Christus in haar corspron-kelijken onvervalschen, zul veren vorm overgeleverd of zijn de door het intermediair van den Griek schen Geest, van de Griek sche reid, het laat stea an te nemen...dat de letter der Nieuw-Testament-ische boeken in de eerste eeuwen anzer jaartelling gewichtig wijzungen moet hebben ondergaan."

Artinya: Apakah kebenaran-kebenaran dari Injil Jesus Kristus diserahkan kepada kita dalam bentuk murninya, asli dan tidak dipalsukan, ataukah telah dirubah melalui alam fikiran kebudayaan Gerika? Umumnya yang terakhirlah yang diterima oleh orang jaman kini... bahwa tulisan-tulisan Kitab Perjanjian Baru pada dua abad pertama perhitungan tahun kita, pasti telah mengalami perubahan besar.

4. Dr. A. Powel Daviesdalam bukunya "The meaning of the Dead Sea Scrolls The New American Library" tahun 1961 , p. 106, berkata: "The first three, or Synoptic Gospels tell much the same story. There are discrepancies; but it is impossible to a considerable extent to reconcile them. John's Gospel, however, tells quit a different story from the other three. If John is right, then the other three are wrong; If the Synoptic are right, the John's gospel must surely be in error."

Artinya: Tiga Injil pertama, yaitu Injil Synoptik, membawakan cerita yang sama. Terdapat pertentangan-pertentangan di dalamnya, sehingga tidaklah mungkin sedemikian jauh untuk mendamaikan ayat-ayat ini. Namun Injil Johannes, menceritakan cerita-cerita yang amat berbeda dari ketiga Injil pertama itu. Bila Injil Johannes yang betul, maka ketiga Injil yang lain itu salah; bila ketiga Injil itu betul, maka Injil Johannes pasti salah.

5. Dr. G. C. Vari Niftrik dan Dr. B. J. Bolanddalam bukunya "Dogmatika Masakini", cetakan ketiga; tahun 1978, p. 322, berkata sebagai berikut: "Kita tidak usah merasa malu bahwa terdapat pelbagai kekhilafan di dalam Al-Kitab; kekhilafan tentang angka-angka, perhitungan-perhitungan tahun dan fakta-fakta. Dan tak perlu kita pertanggungjawabkan kekhilafan-kekhilafan itu berdasarkan caranya isi Al-Kitab telah disampaikan kepada kita, sehingga dapat kita berkata: dalam naskah asli tentulah tidak terdapat kesalahan-kesalahan, tetapi kekhilafan-kekhilafan itu barulah kemudiannya terjadi di dalam turunan-turunan (salinan-salinan-pen) naskah itu."

6. Herman Bakels (1871-1954) dalam bukunya "Nij Ketters? Ya.. Om deere Gods", p. 119-120, lewat buku "Dialog antara Ahmadiyah dengan saksi-saksi Yehowa", p. 83 dan 88 berkata sebagai berikut: "De andere ses Bijbels (Weda, Awesta, de boeken over Boedha, Tao-teking, Confusius boeken, Kor'an) ken ik niet genoeg...Van onzen Bijbel weet ik dit zeker. Ik heb hem dertig jaar lang van voren tot achteren doorploeterd. En ik zeg rondement; ik kan in Europa geen boek dat meer stikvol dingen-die-niet-waar-zijn zit dan de Bijbel."

Artinya: Adapun enam buah kitab (Weda, Awesta, Kitab-kitab tentang Budha, Tao-teking, Kitab-kitab Confusius, Al-Qur'an) tidak begitu saya kenal. Akan tetapi Bijbel kita ini, pasti saya ketahui. Sudah 30 tahun lamanya saya mengincah Bijbel kita ini dari awal sampai akhir. Oleh karena itu terus terang saya katakan, bahwa di Eropa, saya belum kenal sebuah kitab yang lebih padat dengan hal-hal yang tidak benar dari pada Bijbel.

Dia juga berkata:
"Bijna alle koeken zijn er misleidend, nipseudepigra fisch. D.W.Z. niet geschreven door de auteurs op wier namen zestaan, maar wel later geschreven."

Artinya: Hampir semua kitab-kitab dalam bibel itu menyesatkan, yakni memakai nama. palsu, yaitu tidak ditulis oleh pengarang-pengarang yang tercantum nama mereka di atasnya, melainkan ditulis jauh di belakang mereka.

7. Surat kabar di Ghana, yaitu Harian Times, 24 Juni 1964 yang dimuat oleh harian Mercusuar Yk. tertanggal 31-8-1968; Mr. RT. Payet, di dalam parlemen inggris tahun 1964 mengusulkan kepada Pemerintah Inggris dalam hal ini The British Home Secretary agar Injil dilarang beredar. Salah satu di antara sebabnya seperti yang ia katakan sebagai berikut: "I know of no book in history which could compare with the Bible as a source of brutality and sadistic conduct.

Artinya: Tidak ada di dalam sejarah satu buku yang merupakan sumber dari perbuatan-perbuatan yang brutal dan sadis selain Injil ini. (I. Sudibya Markus dalam buku "Dialog Islam-Nasrani dan Usul Pelanggaran Injil di Inggris", terbitan Potrosari Ler. 28 Mgl.).

8. Prof. Herbert J. Muller dalam buku "The Uses of the Past, p. 168 lewat bukunya O. Hashem, "Marxiesme dan Agama", tahun 1965, Japi Surabaya, p. 45, berkata: "Scholars regard this text ( I Johannes 5:7) as a later interpolation however, since it does not appear in the best manuscripts."

Artinya:
Para sarjana menganggap bahwa naskah ini ( I Johannes 5:7) adalah suatu sisipan/tambahan kemudian, karena ayat seperti ini tidak diketemukan pada manuskrip-manuskrip terbaik.

9. Kata Herman Bakel dan Dr. A. Powel Davies, "Injil Matius 28:19 dan Injil Markus 16:9-19 adalah sisipan. Bacalah bukunya." (Hashem, "Jawaban Lengkap Kepada Pendeta Dr. J. Verkuyl," terbitan JAPI, Surabaya, tahun 1969, halaman 94).




Pendapat Toko-tokoh Non Muslim terhadap Al-Quran

1. Harry Gaylord Dormandalam buku "Towards Understanding lslam", New York, 1948, p.3, berkata: "Kitab Qur'an ini adalah benar-benar sabda Tuhan yang didiktekan oleh Jibril, sempurna setiap hurufnya, dan merupakan suatu mukjizat yang tetap aktual hingga kini, untuk membuktikan kebenarannya dan kebenaran Muhammad."

2. Prof. H. A. R. Gibb dalam buku "Mohammadanism", London, 1953, p. 33, berkata sebagai berikut: "Nah, jika memang Qur'an itu hasil karyanya sendiri, maka orang lain dapat menandinginya. Cobalah mereka mengarang sebuah ungkapan seperti itu. Kalau sampai mereka tidak sanggup dan boleh dikatakan mereka pasti tidak mampu, maka sewajarnyalah mereka menerima Qur'an sebagai bukti yang kuat tentang mukjizat."

3. Sir William Muir dalam buku "The Life of Mohamet", London, 1907; p. VII berkata sebagai berikut: "Qur'an adalah karya dasar Agama Islam. Kekuasaannya mutlak dalam segala hal, etika dan ilmu pengetahuan…"

4. DR. John William Draper dalam buku "A History of the intelectual Development in Europe", London, 1875, jilid 1 , p. 343-344, berkata: "Qur'an mengandung sugesti-sugesti dan proses moral yang cemerlang yang sangat berlimpah-limpah; susunannya demikian fragmenter, sehingga kita tidak dapat membuka satu lembaran tanpa menemukan ungkapan-ungkapan yang harus diterima olehsekalian orang. Susunan fragmenter ini, mengemukakan teks-teks, moto dan peraturan- peraturan yang sempurna sendirinya, sesuai bagi setiap orang untuk setiap peristiwa dalam hidup."

5. DR. J. Shiddily dalam buku "The Lord Jesus in the Qur'an", p. 111 , berkata: "Qur'an adalah Bible kaum Muslimin dan lebih dimuliakan dari kitab suci yang manapun, lebih dari kitab Perjanjian Lama dan kitab perjanjian Baru."

6. Laura Vaccia Vaglieri dalam buku "Apologie de I'Islamism, p. 57 berkata: "Dalam keseluruhannya kita dapati dalam kitab ini, suatu koleksi tentang kebijaksanaan yang dapat diperoleh oleh orang-orang yang paling cerdas, filosof-filosof yang terbesar dan ahli-ahli politik yang paling cakap... Tetapi ada bukti lain tentang sifat Ilahi dalam Qur'an, adalah suatu kenyataan bahwa Qur'an itu tetap utuh melintasi masa-masa sejak turunnya wahyu itu hingga pada masa kini...Kitab ini dibaca berulang-ulang oleh orang yang beriman dengan tiada jemu-jemunya. Keistimewaannya pula, Qur'an senantiasa dipelajari/dibaca oleh anak-anak sejak sekolah tingkat dasar hingga tingkat Profesor. "

"Sebaliknya malah karena diulang- ulang ia makin dicintai sehari demi sehari. Qur'an membangkitkan timbulnya perasaan penghormatan dan respek yang mendalam, pada diri orang yang membaca dan mendengarkannya.... Oleh karena itu bukan dengan jalan paksaan atau dengan senjata, tidak pula dengan tekanan mubaligh-mubaligh yang menyebabkan penyiaran Isiam besar dan cepat, tetapi oleh kenyataan bahwa kitab ini, yang diperkenalkan kaum Muslimin kepada orang-orang yang ditaklukkan dengan kebebasan untuk menerima atau menolaknya adalah kitab Tuhan. Kata yang benar, mukjizat terbesar yang dapat diperlihatkan Muhammad kepada orang yang ragu dan kepada orang yang tetap berkeras kepala."

7. Prof. A. J. Amberry, dalam buku "De Kracht van den Islam", hlm. 38, berkata: "Qur'an ditulis dengan gaya tak menentu dan tidak teratur, yang menunjukkan bahwa penulisnya di atas segala hukum-hukum pengarang manusia."

8. G. Margoliouth dalam buku "Introduction to the Koran" (kata pendahuluan untuk buku J. M. H. Rodwell), London, 1918, berkata: "Diakui bahwa Our'an itu mempunyai kedudukan yang penting diantara kitab-kitab Agama di dunia. Walau kitab ini merupakan yang terakhir dari kitab-kitab yang termasuk dalam kesusasteraan ini, ia tidak kalah dari yang mana pun dalam effeknya yang mengagumkan, yang telah ditimbulkannya terhadap sejumlah besar manusia yang telah menciptakan suatu phase kemajuan manusia dan satu tipe karakter yang segar."

9. George Sale dalam buku "Joseph Charles Mardrus-Premilinary Discourse", berkata: "Di seluruh dunia diakui bahwa Qur'an tertulis dalam bahasa Arab dengan gaya yang paling tinggi, paling murni....diakui sebagai standard bahasa Arab... dan tak dapat ditiru oleh pena manusia... Oleh karena itu diakui sebagai mukjizat yang besar, lebih besar daripada membangkitkan orang mati, dan itu saja sudah cukup untuk meyakinkan dunia bahwa kitab itu berasal dari Tuhan."

10. E. Denisen Ross dari "Introduction to the Koran-George Sale", p. 5, berkata: "Qur'an memegang peranan yang lebih besar terhadap kaum Muslimin daripada peranan Bible dalam agama Kristen. Ia bukan saja merupakan sebuah kitab suci dari kepercayaan mereka, tetapi juga merupakan text book dari upacara agamanya dan prinsip-prinsip hukum kemasyarakatan.....Sungguh sebuah kitab seperti ini patut dibaca secara meluas di Barat, terutama di masa-masa ini, di mana ruang dan waktu hampir telah dipunahkan oleh penemuan-penemuan modern."

11. James A. Michener dalam "Islam the Misunderstood Religion Readers Digest", Mei 1955, berkata sebagai berikut: "Berita Qur'an inilah yang mengusir patung-patung dewa, dan memberikan ilham kepada manusia untuk merevolusikan hidup dan bangsa mereka.... Kombinasi antara persembahan kepada Satu Tuhan ditambah dengan perintah prakteknya yang membuat Qur'an menjadi khas. Bangsa yang beragama di Timur yakin bahwa negara mereka hanya akan diperintah dengan baik apabila hukum-hukumnya sejalan dengan Qur'an.

12. W.E. Hocking dalam "Spirit of World Politics New York 32", p. 461 , berkata: "...saya merasa benar dalam penegasan saya, bahwa Qur'an berisi amat banyak prinsip-prinsip yang diperlukan untuk pertumbuhannya sendiri. Sesungguhnya dapat dikatakan bahwa hingga pertengahan abad ke-13, Islamlah pembawa segala apa yang tumbuh yang dapat dibanggakan oleh dunia Barat."

13. Napoleon Bonaparte
a. Dari "Stanislas Cuyard-Ency des Sciences Religioses", Paris, 1880, jilid IX, p. 501 berkata sebagai berikut: " Selama abad-abad pertengahan, sejarah Islam peradaban sepenuhnya. Berkat keuletan kaum Musliminlah maka ilmu pengetahuan dan falsafah Yunani tertolong dari kebinasaan, dan kemudian datang membangunkan dunia Barat serta membangkitkan gerakan intelektual sampai pada pembaruan Bacon. Dalam abad ke-7 dunia lama itu sedang dalam sakaratulmauit. Muharnmad memberi kepada mereka sebuah Qur'an yang rnerupakan titik tolak ke arah dunia baru."

b. Dari buku "Bonaparte et I'Islarn oleh Cherlifs, Paris, p. 105, berkata sebagai berikut: "I hope the time is not far off when I shall be able to unite all the wise and educated men of all the countries and establish a uniform regime based on the prinsiples of the Qur'an wich alone can lead men to happiness.

Artinya:
Saya meramalkan bahwa tidak lama lagi akan dapat dipersatukan semua manusia yang berakal dan berpendidikan tinggi untuk memajukan satu kesatuan kekuasaan yang berdasarkan prinsip-prinsip ajaran Islam, karena hanyalah Qur'an itu satu-satunya kebenaran yang mampu memimpin manusia kepada kebahagiaan.*


*) Sumber terutama dari M. Hashem, "Kekaguman Dunia terhadap Islam", cetakan pertama, Bandung,
*) Direpost dari notes Umar Al Faruq.





Produk-Produk Bank Syariah Part I

Suatu pagi Ahmad sedang berjalan-jalan di sekitar daerah kampusnya. Karena masih terlalu pagi, belum banyak mahasiswa yang hadir disana. Hanya ada beberapa yang seperti Ahmad. Lalu tiba-tiba ada suara yang memanggil namanya lantang, "Ahmaaaadd!!!". Ahmad pun menoleh, dan mencari asal suara tersebut. Dan dia mendapati kalau itu adalah suara teman baiknya, Rian.
"kenapa kamu yan? tanya Ahmad.
"Manggil aja, biar ada temennya gitu. hehehe." Jawab Rian.
"Ke kantin aja yuk." Ajak Ahmad.
"Boleh, ayo." Tanggap Rian.

WADIAH
Sembari di jalan, Rian bertanya, "Mad, tolong jelasin dong apa aja produk-produk yang terdapat di bank syariah, kamu kan udah janji mau jelasin itu"

Bunga Bank (Riba) vs Sistem Bagi Hasil

Ilustrasi bunga bank
Pada hari senin pagi, para Mahasiswa mengawali hari mereka dengan semangat untuk menuntut ilmu setelah sabtu dan minggu mereka beristirahat. Ada seorang Mahasiswa bernama Ahmad. Pada umumnya dia seperti Mahasiswa kebanyakan. Hanya ada beberapa hal yg membedakannya dengan yang lain, yaitu dia menabung di salah satu Bank Syariah, bukan Bank Konvensional.

Setelah melakukan kegiatan belajar mengajar hingga jam 2 siang, Ahmad pergi ke Bank Syariah dimana dia menyimpan uangnya. Ahmad hendak menyimpan uang yang selama seminggu terakhir dia kumpulkan sendiri. Bersama temannya yang bernama Rian, dia pergi ke Bank Syariah.

Dalam perjalanan menuju Bank Syariah, Rian tidak henti-hentinya bertanya.
“Mad, kok kamu mau sih nyimpan uang di Bank ini? Kan Bank ABC (konvensional) lebih terpercaya, lebih besar, lebih terkenal lagi dibanding Bank itu.” Rian bertanya.

Allah Gives What We Need, NOT What We Want

بسم الله الرحمن الرحيم

Assalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh, 


Wah sudah lama aku gag nulis untuk blog ini lagi. Sekali lagi, alasannya karena aktifitas kuliah. hehe
Saya ingin berbagi sesuatu, yang ada di benak saya pada sahabat-sahabat sekalian.


Sahabat, tahu kah kalian bahwa kita sebagai hamba Allah SWT berhak meminta apa saja kepadaNya? Bahakan Allah akan senang jika kita bermanja-manja kepada-Nya. Kurang baik apa coba Tuhan kita Allah Sang Pencipta Alam dan Segala Isinya?

ORGANIZATION FOR LEADERSHIP

Assalamualaikum warrahmatullah wabarokatuh.

Hari Minggu, 10 Oktober 2010 saya menghadiri acara halal bihalal alumni lintas angkatan di SMA saya, SMAN 52 Jakarta Utara. Dari Bogor, saya ke jakarta hanya untuk menghadiri acara tersebut, karena rindu dengan guru-guru, dan juga teman-teman saya.

Alangkah mengecewakannya, sesampai di sekolah, dari angkatan saya Cuma saya dan teman saya yang bernama Donny Wijaya.  Karena dia menjemput saya di cempaka putih. Disana yang datang banyak dari berbagai angkatan. Dari tahun 1984-1992. Angkatan tahun 1996-2010 sangat sedikit. Yang tahun 2010 ya Cuma kami berdua. Dan juga hanya ada 2 guru saya yang saya kenali yang datang, wali kelas dan guru BK.

Mentalitas Sosial, Saling-Percaya dan Solidaritas


Hingga menjelang akhir tahun 2010 Indonesia masih sarat dengan perilaku menyimpang. Media massa sarat dengan berita tentang penyimpangan-penyimpangan sosial dalam bentuk kekerasan, pelecehan, korupsi, tindakan ‘main hakim sendiri’, pencurian dan perampokan dalam berbagai lapisan masyarakat secara individual dan kolektif. Dalam konteks Indonesia kini, rentetan perilaku menyimpang itu dapat digolongkan patologi sosial sebab sudah menggerogoti tatanan sosial yang melahirkan ancaman disintegrasi sosial. Ada kecenderungan mempersepsi perilaku menyimpang sebagai perilaku ‘biasa’ (banal) dalam keseharian masyarakat Indonesia.

ENTERPRENEUR - HOW TO BE SUCCESS

بسم الله الرحمن الرحيم
Assalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh

Telah lama saya tak menulis untuk blog ini. Dikarenakan banyak sekali aktivitas sebagai mahasiswa baru, yaitu di OSPEK. Kalau di tempat kuliah saya Sekolah Tinggi Ekonomi Islam TAZKIA, bogor namanya bukan lagi OSPEK. Melainkan PORTAL (Pekan Orientasi dan Ta’aruf Almameter).

Seperti biasa, kegiatan OSPEK mahasiswa baru. Dihukum, dipermainkan. Tapi disini para senior tidak menggunakan fisik untuk mengatur juniornya. Malah kebanyakan game dan outbondnya.

Dalam acara PORTAL ini banyak sekali seminar-seminar motivasi yang membangun diri dan menggugah semangat. Diantaranya akan saya sampikan motivasi yang diberikan oleh Bapak Valentino Dinsi. Berikut rangkuman saya.
Valentino Dinsi dengan bukunya

Kita umat muslim, umat Nabi Muhammad SAW selalu mengaku umat yang terbaik. Memang kita umat terbaik, tapi di zaman Rasulullah. Dan sekarang, apakahkita masih umat yang terbaik? Sementara yang menguasai perekonomian dunia orang dari agama lain. Islam sekarang diidentikkan dengan agama yang miskin, dan anarkis. Apakah kita masih menganggap kita umat terbaik??
Kita jangan berkecil hati. Maka dari itu, kita umat Islam yang dahulu umat terbaik, kini tugas kita merebutnya kembali, merebut dunia di pangkuan Islam.

ISLAM AGAMA USAHA

Mengapa? Di Al-Qur’an disebutkan dalam surat An Naba’ ayat 11 :
$uZù=yèy_ur u‘$pk¨]9$# $V©$yètB ÇÊÊÈ  
Dan Kami jadikan siang untuk mencari penghidupan,

Sebagian kehidupan Nabi SAW sebelum diangkat menjadi Rasulullah adalah sebagai pengusaha. Rasulullah telah berbisnis selama kurang lebih 25 tahun. Sejak muda Rasulullah sudah memulai kegiatannya sebagai pengusaha.

Umar ra memiliki 70.000 properti dan uang yang melimapah. Tapi harta itu ia belanjakan di jalan Allah.

Utsman bin Afan ra memliliki properti sepanjang wilayah Aris dan Khaibar. Dahulu orang-orang Islam yang menjadi orang terkaya di dunia. But now, we didn’t get it anymore. Sekarang, orang-orang beragama diluar Islam yang menjadi orang terkaya di dunia.
Para sahabat Rasulullah SAW menguasai kekayaan dengan motivasi terbaik mereka mengabdi kepada Allah SWT. Keteguhan dan kerja keras dalam produksi.

Berikut sifat Allah yang melambangkan kekayaan:
1.      Al-Rozzaq
2.      Al-Ghoniy
3.      Al-mugnii

Kita semua punya waktu, dan kesempatan. Untuk mendapatkan kesuksesan, WE MUST KNOW WHAT WE REALLY WANT TO BE. Kebanyakan orang yang tidak berhasil, tidak mengetahui apa yang benar-benar dia inginkan menjadi apa. Ketika ditanya, “apa definisi anda tentang sukses?” mereka akan menjawab,”kesuksesan itu bahagia, mendapatkan apa yang kita inginkan.” Selalu seperti itu. Mereka tidak spesifik ingin menjadi apa. BE SPESIFIC.

Bill gates, pendiri Microsoft Corp. Drop Out dari Harvard karena apa? Dia menjawab “Because I Know what I really want to be”. Karena dia tahu dia ingin menjadi apa, dan dia yakin dengan itu, dia akhirnya keluar dari harvard dan mendirikan microsoft. Telah terbukti hasilnya sekarang, dia orang terkaya di dunia.

Tulislah di kertas selembar 10 hal yang ingin kamu miliki di 10 tahun kemudian. Lalu simpan baik-baik.

Sesuatu yang belum pernah dilihat oleh mata, belum pernah terdengar telinga, terbayangkan pikiran, dan diterapkan di hati, TIDAK AKAN TERWUJUD. Bahkan mungkin MUSTAHIL.
BAGAIMANA MERAIH SUKSES?
1.      1. KREATIF
2.      2. JANGAN TAKUT GAGAL. DUNIA TIDAK KIAMAT APABILA KITA GAGAL.
3.      3. TAKE ACTION “KNOWING IS NOTHING. APPLIED KNOWING IS EVERYTHING”
PERCEPAT KESUKSESAN ANDA DUNIA AKHIRAT DENGAN:
1.      SELALU TILAWAH AL-QUR’AN
2.      QIYAMUL LAIL (TAHAJJUD)
3.      SHAUM SUNNAH (SENIN-KAMIS)
4.      RAJIN SHALAT DHUHA & RAJIN SHADAQOH

Demikian yang bisa saya berikan. Semoga bermanfaat untuk semua yang membaca.

JANGAN LUPA KOMENTAR YAA.,.,

Wassakamu’alaikum Warrahmatullah wabarakatuh